Thursday, December 12, 2013

Pengertian Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas.Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.

Banyak yang menilai kegelisahan ada macam-macam diantaranya adalah kegelisahan negatif dan positif yang di artikan sebagai berikut :

“Kegelisahan negatif” adalah kegelisahan yang berlebih-lebihan, atau yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam ‘menanti-nanti’ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada.

“Kegelisahan positif” merupakan dasar kehidupan atau sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan, atau sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tiba-tiba dan tak terduga.Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi.

Sebab-sebab orang gelisah

Sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya.Hal itu adalah dari akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.

Faktor-faktor :
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta,
3. Penyakit yang menahun,
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
5. Takut kehilangan pasangan hidup,
6. Khawatir gagal dalam berkarier,
7. Dan lainnya
Jadi pada intinya penyebab utama timbulnya rasa kegelisahan pada seseorang adalah karena adanya rasa takut yang berlebihan karena takut kehilangan atas haknya.

Usaha-usaha mengatasi Kegelisahan

1.Usaha mengatasi kegelisah dapat dilakukan dari diri sendiri, berfikir
positif.
2.     Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3.     Perbaiki Akhlak.
4.     Hindari pergaulan yang tidak baik, artinya disini kita harus belajar
untukmenyaring yang mana yang baik dan yang buruk nya perbuatan.
5.    Dalam mengahadapi masalah harus bersikap tenang .
6.    Mendengarkan nasihat dari orang tua atau teman.
7.    Instropeksi diri.

Macam-macam Kegelisahan

Menurut Sigmund Freud, ahli psikoanalisa berpendapat bahwa ada tiga macam kecemasan atau kegelisahan yang menimpa manusia yaitu:

1.            Kegelisahan Objektif
2.           Kegelisahan Neoritis
3.           Kegelisahan Moril

Pengertan Harapan
Harapan adalah suatu cita-cita dan dambaan setiap orang.harapan-harapan yang bersifat baik sudah barang tentu menjadi keinginan dari setiap  insan manusia. harapan yang berarti adalah harapan yang mempunyai makna yang berarti.

Contoh kasus
Sebuah keluarga jauh di desa di Jawa Barat, tinggalah seorang ibu dengan keempat putra putrintya.suaminya telah mendahuluinya menghadap sang Illahi. saat ini beliau hidup banting tulang untuk menghidupi keempat anaknya dengan bekerja sebagai buruh cuci di rumah-rumah tetangga-tetangganya. sangat bersyukur beliau mempunyai putra putri yang cantik dan tampan, serta sholeh dan sholehah. anaknya yang pertama adalah seorang lelaki yang cerdas dan sholeh, sekarng usianya baru menginjak 17 tahun. ibu itu sangant berharap anak pertamanya dapat menggantikan ayahnya sebagai pelindung dan tulang punggung keluarganya kelak, serta menjadi kebanggan keluarganya. begitupun sang anak mempunyai harapan bisa memberikan kebahagiaan kepada sang ibu tercinta.


Tanggapan

        Berbagai macam harapan pasti ada di hati dan fikiran manusia, tinggal kita sebagai seorang individu yang harus berusaha mewujudkan harapan itu menjadi nyata karena, harapan dan cita-cita adalah sebuah gerbang untuk mengapai mimpi, keyakinan yang tinggi akan membantu terwujudnya harapan dan mimpi tersebut menjadi sebuah kenyataan.

Pengertian Tanggung Jawab



Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. sehingga bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, dan memberikan jawab serta menanggung akibatnya.
Seorang pelajar memiliki kewajiban belajar.bila belajar, maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibanya serta dia juga telah bertanggung jawab atas kewajibannya.

Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya sikap tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam.



Macam-macam tanggung jawab :
1. tanggung jawab terhadap diri sendiri.
2. tanggung jawab terhadap keluarga.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
4. tanggung jawab terhadap bangsa dan negara
5. tanggung jawab terhadap Tuhan

Pengertian Pengabdian

Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab.

Wujud dari tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan.Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga, sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau suatu ikatan, dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.


Macam-macam Pengabdian
·                     Pengabdian terhadap Tuhan yang Maha Esa
·                     Pengabdian kepada masyarakat
·                     Pengabdian kepada Negara
·                     Pengabdian kepada harta
·                     Pengabdian kepada keluarga

Pengertian Pengorbanan

Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurnam yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian.Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.

Macam-macam Pengorbanan

·                     Pengorbanan Tehadap Tuhan/Agama
·                     Pengorbanan Terhadap Bangsa/Negara
·                     Pengorbanan Terhadap Masyarakat
·                     Pengorbanan Terhadap Keluarga
·                     Pengorbanan Terhadap Diri Sendiri 

Contoh Kasus

 Andi membaca sambil berjalan, lalu ia terjatuh, akibatnya ia aharus beristirahat dirawat di rumah dan tidak sekolah. konsekuensi tidak bersekolah dan tinggal dirumah adalah tanggung jawab terhadap diri sendiri.

Tanggapan

        Seharusnya andi lebih mengerti akan arti tanggung jawab terhadap diri sendiri, karena apabila kita sudah dapat bertanggung jawab terhadap diri sendiri barulah kita dapat bertanggung jawab atas hal-hal lain. Dan lebih menjaga diri serta hati-hati dalam bersikap dan bertindak karena jika tidak contoh nya seperti kasus diatas andi terjatuh karena ketidak hatian diri nya dan kini dia harus bertanggung jawab terhadap diri nya sendiri.

Pengertian Ideologi



PENGERTIAN IDEOLOGI

Istilah ideologi dicetuskan oleh Antoine Destutt Tracy (1757b-1836), seorang ahli filsafat prancis.menurutnya, ideologi merupakan cabang filsafat yang disebut science de ideas ( sains tentang ide ). Pada tahun 1796, ia mendefinisikan ideologi sebagai ilmu tentang pikiran manusia, yang mampu menunjukkan jalan yang benar menuju masa depan. Dengan begitu, pada awal kemunculannya, ideologi berarti ilmu tentang terjadinya cita-cita, gagasan, dan buah pikiran.

 Kesimpulan Ideologi
Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Ideologi (mabda’) adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.


Setiap manusia mempunyai pandangan hidup.Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia.Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

     -  Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup 
         yang mutlak kebenarannya.

-      Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.

  -    Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif  
       kebenarannya.

B. Cita – Cita

Menurut kamus umum bahasa Indonesia, yang disebut cita – cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita – cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umumnya cita – cita merupakan semacam garis linier yang makin tinggi, dengan perkataan lain, cita – cita merupakan keinginan, harapan dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.

C. Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma – norma agama dan etika.




D. Usaha / Perjuangan

Usaha / perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita – cita.Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya.Sebagian hidup manusia adalah usaha / perjuangan.Perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia.

E. Keyakinan / Kepercayaan


Keyakinan / kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme dan aliran gabungan.

F. Langkah – Langkah Berpandangan Hidup Yang Baik

Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya mempunyai langkah – langkah berpandangan hidup. Adapun langkah – langkah itu sebagai berikut :


    - Mengenal,
-      Mengerti,
-      Menghayati,
-      Meyakini,
-      Mengabdi,

Contoh Kasus
    Peledakan gereja di tangerang yang terjadi tahun lalu menyebabkan adanya gesekan perselisihan yang sempat menyebabkan konflik tersebut masih membekas di ingatan para jemaat yang biasa beribadah di gerja tersebut.Hal ini menyebabkan pergesekkan konflik antar agama.

Tanggapan
    Menurut pendapat saya peledakan yang terjadi harus segera dicari pelaku dan diidentifikasi maksud dari peledakan tersebut.Penyelesaian konflik agama seperti ini harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menyebabkan konflik yang lebih besar dan seharusnya terapkan prinsip pandangan hidup yang baik seperti saling memahami dan bertoleransi.