Thursday, December 12, 2013

Pengertian Ideologi



PENGERTIAN IDEOLOGI

Istilah ideologi dicetuskan oleh Antoine Destutt Tracy (1757b-1836), seorang ahli filsafat prancis.menurutnya, ideologi merupakan cabang filsafat yang disebut science de ideas ( sains tentang ide ). Pada tahun 1796, ia mendefinisikan ideologi sebagai ilmu tentang pikiran manusia, yang mampu menunjukkan jalan yang benar menuju masa depan. Dengan begitu, pada awal kemunculannya, ideologi berarti ilmu tentang terjadinya cita-cita, gagasan, dan buah pikiran.

 Kesimpulan Ideologi
Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa Ideologi (mabda’) adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.


Setiap manusia mempunyai pandangan hidup.Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia.Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :

     -  Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup 
         yang mutlak kebenarannya.

-      Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.

  -    Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif  
       kebenarannya.

B. Cita – Cita

Menurut kamus umum bahasa Indonesia, yang disebut cita – cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita – cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umumnya cita – cita merupakan semacam garis linier yang makin tinggi, dengan perkataan lain, cita – cita merupakan keinginan, harapan dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.

C. Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma – norma agama dan etika.




D. Usaha / Perjuangan

Usaha / perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita – cita.Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya.Sebagian hidup manusia adalah usaha / perjuangan.Perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia.

E. Keyakinan / Kepercayaan


Keyakinan / kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme dan aliran gabungan.

F. Langkah – Langkah Berpandangan Hidup Yang Baik

Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya mempunyai langkah – langkah berpandangan hidup. Adapun langkah – langkah itu sebagai berikut :


    - Mengenal,
-      Mengerti,
-      Menghayati,
-      Meyakini,
-      Mengabdi,

Contoh Kasus
    Peledakan gereja di tangerang yang terjadi tahun lalu menyebabkan adanya gesekan perselisihan yang sempat menyebabkan konflik tersebut masih membekas di ingatan para jemaat yang biasa beribadah di gerja tersebut.Hal ini menyebabkan pergesekkan konflik antar agama.

Tanggapan
    Menurut pendapat saya peledakan yang terjadi harus segera dicari pelaku dan diidentifikasi maksud dari peledakan tersebut.Penyelesaian konflik agama seperti ini harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menyebabkan konflik yang lebih besar dan seharusnya terapkan prinsip pandangan hidup yang baik seperti saling memahami dan bertoleransi.

No comments:

Post a Comment